Lewati ke konten
Jumat, 24 Juli 2026 | 01:03
Peluang Usaha

Pendaftaran IHYA 2026 Tutup 24 Juli, IKM Halal Bisa Dapat Prioritas Promosi Kemenperin

adminpluang21 Juli 20263 menit baca
pendaftaran IHYA 2026
Banner Iklan
728 x 90

Pluang.ID – Peluang Usaha. Pelaku industri kecil dan menengah masih memiliki kesempatan mengikuti Indonesia Halal Industry Awards atau IHYA 2026. Pendaftaran program Kementerian Perindustrian ini dibuka hingga 24 Juli 2026 dan tidak dipungut biaya.

IHYA 2026 bukan sekadar ajang pemberian penghargaan. Pemenangnya akan memperoleh prioritas dalam program promosi, pameran, fasilitasi, serta program lain yang diselenggarakan Pusat Industri Halal Kemenperin.

Kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan pelaku IKM untuk memperkuat reputasi merek, memperluas jejaring, dan meningkatkan eksposur produknya dalam ekosistem industri halal nasional.

Kemenperin menyediakan kategori khusus Perusahaan Industri Kecil dan Menengah Halal Terbaik. Secara keseluruhan, IHYA 2026 menghadirkan 22 penghargaan yang terbagi dalam tujuh kategori utama.

Pendaftaran IHYA 2026 Dibuka Gratis

Berdasarkan pengumuman resmi Kemenperin, periode pendaftaran berlangsung mulai 18 Juni sampai 24 Juli 2026. Seluruh proses pendaftaran dan penilaian tidak dipungut biaya.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal resmi IHYA 2026. Peserta perlu membuat akun, melengkapi profil, mengunggah dokumen, kemudian mengisi penilaian mandiri atau self-assessment.

Tujuh kategori utama IHYA 2026 meliputi:

  • Perusahaan industri besar;
  • Perusahaan industri kecil dan menengah;
  • Perusahaan kawasan industri;
  • Lembaga pengelola sentra IKM;
  • Lembaga pemerintah;
  • Institusi pendidikan tinggi;
  • Lembaga jasa keuangan.

Khusus pelaku IKM, kategori penghargaan mencakup sejumlah bidang industri halal, antara lain makanan dan minuman, kosmetik, farmasi dan obat tradisional, tekstil atau pakaian jadi, kulit, serta produk industri halal lainnya sesuai ketentuan panitia.

Syarat IKM Mengikuti IHYA 2026

Calon peserta kategori perusahaan industri kecil dan menengah perlu mempersiapkan sejumlah dokumen berikut:

  • Perizinan berusaha di bidang industri;
  • Bukti penyampaian laporan data industri;
  • Surat pernyataan keikutsertaan IHYA;
  • Profil perusahaan;
  • Data dan bukti pendukung untuk penilaian mandiri.

Peserta juga wajib terdaftar dalam Sistem Informasi Industri Nasional atau SIINas. Ketentuan ini berkaitan dengan dokumen laporan industri yang diperlukan dalam proses pendaftaran.

Menariknya, perusahaan yang belum memiliki sertifikat halal tetap dapat mengikuti IHYA 2026 sepanjang memenuhi ketentuan kategori. Jika sertifikat masih diproses, peserta dapat melampirkan bukti proses sertifikasi sebagaimana dijelaskan dalam FAQ resmi IHYA.


Banner Iklan
728 x 90

adminpluang

Penulis konten digital dan jurnalis teknologi di AhzaPress Pro.

Berita SebelumnyaProgram Pemagangan Nasional Kemnaker 2026 Dibuka, Uang Saku Setara UMK dan BPJS Berita SelanjutnyaPelatihan UMKM Batam Gratis 2026: Belajar AI dan Ekspor, Daftar Sebelum 29 Juli
Banner Iklan
728 x 90

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *