Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kabar » Defisit Anggaran Jawa Barat Disorot.

Defisit Anggaran Jawa Barat Disorot.

  • account_circle Redaktur Redaktur
  • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
  • visibility 62
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pluang.Id, BERITA JAWA BARAT – Kondisi keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menjadi sorotan publik. Fakta bahwa Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) per 31 Desember 2025 hanya tersisa Rp500 ribu dinilai mencerminkan persoalan serius dalam pengelolaan kas daerah. Situasi ini dianggap sebagai alarm keras atas risiko defisit anggaran Jawa Barat yang kian nyata di awal 2026.

Ketua Umum Rakyat Indonesia Unggul (RIU), Tody Ardiansyah Prabu, S.H, menilai kondisi tersebut menunjukkan lemahnya perencanaan dan manajemen keuangan Pemprov Jabar. Menurutnya, sisa kas yang nyaris nol tidak bisa ditutupi dengan narasi bahwa seluruh kondisi anggaran sudah terkendali.

“Ini cermin telanjang atas lemahnya pengelolaan manajemen keuangan Pemprov Jawa Barat. Di balik klaim semua terkendali, faktanya RKUD hanya Rp500 ribu,” ujar Tody, Jumat (9/1/2026).

Tunda Bayar Bebani Kontraktor dan Citra Pemprov

Tody menambahkan, penundaan pembayaran proyek senilai Rp621 miliar tetap menjadi beban berat bagi kontraktor yang terlibat dalam pembangunan daerah. Ia menilai pembangunan yang terus digenjot tanpa manajemen kas yang terukur berpotensi memicu wanprestasi dan merusak nama baik pemerintah daerah.

“Pembangunan tanpa pengelolaan kas yang solid berisiko gagal bayar. Ini bukan hanya soal teknis keuangan, tapi juga kepercayaan publik,” kata dia.

Menurut Tody, kasus ini harus menjadi pelajaran penting, tidak hanya bagi Jawa Barat, tetapi juga bagi provinsi lain agar tidak mengulang kesalahan serupa dalam tata kelola keuangan daerah.

Evaluasi Kepemimpinan dan Kebijakan Anggaran

Dalam pandangannya, defisit anggaran Jawa Barat juga menuntut evaluasi gaya kepemimpinan gubernur. Tody menilai Gubernur Jawa Barat perlu menghadirkan terobosan baru dengan pendekatan yang lebih kontekstual dan berpikir di luar kebiasaan.

“Kepemimpinan jangan sekadar rutinitas. Gubernur harus mampu memprediksi tantangan fiskal hingga akhir masa jabatan 2029,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kebijakan publik tidak boleh hanya terlihat dermawan atau populis, tetapi harus berbasis kebutuhan riil masyarakat dan kemampuan fiskal daerah. Orientasi kerja, menurutnya, harus lebih teknokratis dengan strategi yang kuat dalam memperbesar potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Tody juga menyinggung pola komunikasi pemerintah daerah yang dinilai terlalu terpusat pada satu kanal informasi. Ia mendorong keterlibatan media lokal sebagai mitra diskusi pembangunan agar transparansi berjalan seimbang dan citra kepemimpinan terbentuk secara sehat.

APBD Menyusut, PAD Jadi Kunci

Penurunan APBD Jawa Barat turut memperkuat kekhawatiran tersebut. Anggaran yang semula direncanakan sebesar Rp31,1 triliun direvisi menjadi sekitar Rp28,4 triliun, atau berkurang hampir Rp2,7 triliun. Penurunan ini terjadi akibat berkurangnya Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum, serta nihilnya Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik untuk sektor strategis.

Tody menegaskan, gubernur harus berjuang meningkatkan belanja pemerintah agar ekonomi tetap tumbuh, sekaligus mengawal realisasi PAD tanpa membebani masyarakat melalui kenaikan pajak.

Ia mendorong optimalisasi investasi, kepastian hukum perizinan, pengembangan UMKM berbasis kearifan lokal, pariwisata budaya, kawasan industri, hingga sektor pangan dan ekonomi kreatif sebagai strategi jangka panjang memperbaiki APBD.

“Pemimpin yang inovatif, punya jaringan luas, dan mampu menggerakkan seluruh potensi daerah akan menentukan arah ekonomi Jawa Barat ke depan,” pungkasnya. (red)

  • Penulis: Redaktur Redaktur

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kiat Berbagi Margin agar Usaha UMKM Berkembang

    Kiat Berbagi Margin agar Usaha UMKM Berkembang

    • calendar_month Sabtu, 28 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Redaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Pluang.Id, KIAT – Mayoritas produsen UMKM memilih menjual produknya secara mandiri. Mereka membuka toko di marketplace, mengurus media sosial, memasang iklan, membalas chat pelanggan, hingga menangani pengiriman. Alasannya sederhana: ingin menjaga margin tetap penuh. Di tahap awal, strategi ini terasa masuk akal. Penjualan belum terlalu besar, promosi masih bisa dilakukan manual, dan biaya iklan belum […]

  • Bank Sampah : Solusi atasi Banjir di Perkotaan

    Bank Sampah : Solusi atasi Banjir di Perkotaan

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Redaktur Redaktur
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Bank Sampah di Indonesia: Bukan Sekadar Tempat Sampah Ditukar Uang Dalam percakapan publik maupun kebijakan lingkungan, istilah bank sampah di Indonesia kini semakin sering disandingkan dengan gagasan pembangunan kota berkelanjutan. Bank sampah bukanlah sekadar tempat warga menukar sampah dengan insentif ekonomi. Di balik itu, ia merepresentasikan sebuah paradigma baru: mengubah “sampah” yang selama ini menjadi […]

  • Ide Bisnis Keripik Sayur, Camilan Sehat dengan Modal Kecil

    Ide Bisnis Keripik Sayur, Camilan Sehat dengan Modal Kecil

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Redaktur Redaktur
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Pluang.Id, Kiat – Tren gaya hidup sehat mendorong masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih camilan. Keripik sayur pun semakin diminati karena dianggap lebih ringan, praktis, dan memberi alternatif selain camilan berbahan tepung. Popularitas camilan berbahan alami ini membuka peluang besar bagi pelaku usaha untuk mengembangkan ide bisnis keripik sayur dengan modal terjangkau namun nilai jual […]

  • kumpulan tip peluang

    Kumpulan Tip Karier, Wirausaha & Waralaba

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle adminpluang
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Pluang.ID, Tip. Rubrik Tip di pluang.id hadir sebagai sumber panduan praktis bagi siapa saja yang ingin mengembangkan karier atau usaha. Di sini, pembaca bisa menemukan berbagai artikel tips yang relevan, jelas, dan langsung bisa diterapkan. Untuk karier, rubrik Tip menyajikan saran praktis yang membantu pembaca meniti dunia kerja. Mulai dari tips menulis CV dan surat […]

  • Aturan Baru Pengajuan KKPR OSS untuk Usaha Mikro, Ini yang Berubah

    Aturan Baru Pengajuan KKPR OSS untuk Usaha Mikro, Ini yang Berubah

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • account_circle Redaktur Redaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Pluang.Id, KABAR – Pemerintah resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 15 Tahun 2026 tentang ketentuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) darat bagi usaha mikro. Regulasi ini menjadi pedoman teknis terbaru dalam Pengajuan KKPR OSS, khususnya untuk pelaku usaha mikro yang mengurus legalitas melalui sistem perizinan berusaha berbasis risiko. Surat edaran tersebut ditetapkan pada 6 Februari 2026 […]

  • UMK Bisa Dapat Sertifikat Halal Gratis di 2026, Begini Caranya

    UMK Bisa Dapat Sertifikat Halal Gratis di 2026, Begini Caranya

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Redaktur Redaktur
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Pluang.Id, KABAR – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama RI kembali melanjutkan Program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) pada tahun 2026. Program ini secara khusus menyasar pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) agar dapat memperoleh sertifikat halal tanpa dipungut biaya melalui mekanisme self declare atau pernyataan mandiri kehalalan produk. Program SEHATI merupakan bagian dari […]

expand_less